Direktorat Siber KemenP2MI dan BP3MI Sultra Berikan Edukasi di depan 150 Mahasiswa Universitas Mandala Waluya Kendari

Direktorat Siber KemenP2MI dan BP3MI Sultra Berikan Edukasi di depan 150 Mahasiswa Universitas Mandala Waluya Kendari

Kendari, KemenP2MI, (03/07/2025), Dalam upaya membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan untuk memanfaatkan potensi positif teknologi sambil meminimalkan risiko kejahatan siber dan dampak negatif lainnya, Direktorat Siber KemeP2MI bersama BP3MI Sulawesi Tenggara menggelar Sosialisasi bertajuk Migrasi Aman dan Literasi Digital Siber Pekerja Migran Indonesia

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini diadakan pada hari Kamis, 3 Juni 2025 yang bertempat di Aula Universitas Mandala Waluya Kendari, Sulawesi Tenggara

Kegiatan ini diawali dengan beberapa sambutan antara lain, dari Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Bapak Toto Haryanto, M.Si yang mewakili pihak Universitas Mandala Waluya, Plh Kadis Tenaga Kerja Prov. Sultra Ibu Leni Kartika, M.Si
Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara - La Ode Askar, S.Pd, M.Si

Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara La Ode Askar, S.P.d, M.Si memberikan ungkapan terima kasih kepada pihak Universitas Mandala Waluya dan pihak Direktorat Siber yang telah menyelenggarakan acara ini dan berharap dapat memberikan motivasi kepada peserta untuk menangkap peluang bekerja keluar negeri. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Staf Khusus Menteri Bidang Reformasi Birokrasi KemenP2MI, Dr. Kamaluddin, S.Pd, ME. Dalam pemaparannya kamaluddin memberikan Motivasi kepada para peserta untuk meraih peluang bekerja di luar negeri 
“ bekerja di luar negeri untuk peningkatan kualitas hidup, pengembangan karir dan untuk mendapatkan penghasilan lebih tinggi. Jika ingin merubah hidup cobalah untuk berpindah ke tempat lain” Ungkap Kamaluddin.
 
Lebih lanjut Stafsus Kamaluddin mempromosikan peluang kerja yang bisa diraih 
“ada peluang kerja ke jepang, korea, arab dan jerman yang difasilitasi oleh pemerintah dan tidak dipungut biaya sepeser pun” Lanjut Kamaluddin 
Staf Khusus Menteri Bidang Reformasi Birokrasi KP2MI - Dr. Kamaluddin, S.Pd, ME

Narasumber utama pada kegiatan ini adalah Direktur Siber Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Brigjen Pol Raja Sinambela, SH, S.IK. 

Direktur memaparkan pentingnya kesadaran dan literasi digital di kalangan pekerja migran Indonesia untuk memberikan perlindungan dari kejahatan siber. 
“Adik-adik harus punya kemampuan untuk memahami, serta melindungi diri dari ancaman siber seperti penipuan online, pencurian identitas, dan penyebaran informasi palsu” Tutur Sinambela 
Direktur Siber KemenPMI - Brigjen Pol Raja Sinambela, SH, S.IK

Sosialisasi siber untuk pekerja migran sektor kesehatan penting untuk memberikan pemahaman tentang keamanan data dan privasi dalam konteks digital. 
“Kita harus waspada ancaman siber terkait perlindungan informasi pribadi dan cara menghindari penipuan online, terutama dalam hal rekrutmen dan kerja di luar negeri. Banyak iklan atau promosi yang mengajak bekerja keluar negeri yang harus dicermati terlebih dahulu “ Tambah Sinambela
Sosialisasi Migrasi Aman dan Literasi Digital Siber Pekerja Migran Indonesia - Universitas Mandala Waluya Kendari
 
Sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab. Beberapa peserta sangat kritis mengajukan pertanyaan seputar peluang kerja, pelindungan, hak-hak pekerja jika nantinya mereka bekerja diluar negeri. Pertanyaan-pertanyaan itu direspon oleh Direktur Sinambela dengan memberikan kepastian pelindungan hukum kepada pekerja migran Indonesia dengan syarat berangkat secara legal. 

Secara umum kegiatan ini bertujuan yaitu membekali individu dengan pengetahuan dan keterampilan dalam lingkungan digital di tengah era digitalisasi dan ketergantungan publik terhadap informasi dari media sosial. (Humas BPMI Sulawesi Tenggara)