200 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, Ikuti Sosialisasi Peluang Kerja Keluar Negeri dari BP3MI Sulawesi Tenggara

BP3MI Sultra - Universitas Muhammadiyah
200 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, Ikuti Sosialisasi Peluang Kerja Keluar Negeri
dari BP3MI Sulawesi Tenggara

Kendari, KemenP2MI (08/05/2025) informasi peluang kerja ke luar negeri terus tersampaikan ke publik. Banyaknya lowongan dan kebutuhan pasar kerja di luar negeri, membuat penyebarluasan informasi harus intens dilakukan.

Beberapa kampus di Sulawesi Tenggara telah menjalin kerjasama dengan BP3MI Sultra untuk mempromosikan kesempatan bekerja di luar negeri. Mahasiswa menjadi objek dari program ini agar nantinya mereka mempunyai niat dan tekad untuk berkarir di luar Indonesia

Dalam menunjang upaya tersebut, BP3MI Sultra menggandeng Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mengadakan kegiatan penyebarluasan informasi dalam bentuk sosialisasi.

Kegiatan dilaksanakan pada Hari Kamis, 8 Mei 2025 yang bertempat di Aula Universitas Muhammadiyah Kendari. Kegiatan ini bertajuk “Peluang Kerja keluar Negeri dan Pelindungan Pekerja Migran”. Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya penyebarluasan informasi tata cara dan peluang kerja ke luar negeri.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muh. Nurdin, M.Sc, IPU, ASEAN, Eng. Dalam sambutannya Rektor memberikan apresiasi kepada BP3MI Sultra yang telah mengadakan sosialisasi di kampus Muhammadiyah

“ Ada beberapa alumni kami yang sudah bekerja di luar negeri, ada juga mahasiswa yang sedang magang di jepang. Ini bisa menjadi motivasi buat para mahasiswa” ucap Rektor dalam sambutannya
BP3MI Sultra - Universitas Muhammadiyah
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muh. Nurdin, M.Sc, IPU, ASEAN, Eng

Hadir memberikan sambutan Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Prov. Sultra, Bapak Laode Ali Haswandy, SE, M.Si. Beliau mengajak para generasi muda untuk memanfaatkan peluang kerja, utamanya keluar negeri

"kemarin kita mengadakan job fair, ada 2 ribu lowongan yang tersedia termasuk peluang kerja keluar negeri. kesempatan ini harus dimanfaatkan" Tutur Ali Haswandy

Kepala BP3MI Sultra, Laode Askar, S.Pd, M.Si turut memberikan pengantar dalam pembukaan sosialisasi ini. "selain kami informasikan peluang kerja, kami juga berikan pemahaman kepada masyarakat untuk tau tata cara yang legal. sekarang banyak PMI kita yang bermasalah di negara penempatan, di arab saudi dan yang terbaru di Oman. itu karena kurangnya pemahaman dan terbujuk oleh rayuan calo" Tegas La Ode Askar
BP3MI Sultra - Universitas Muhammadiyah
Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, La Ode Askar, S.Pd, M.Si

Sosialisasi ini menghadirkan Narasumber utama Direktur Pemetaan Pasar Kerja Luar Negeri Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Bapak Devriel Sogia, ST, MM

Devriel menekankan untuk memanfaatkan momentum dan peluang sangat terbuka untuk bekerja ke luar negeri. Dalam pemaparannya beliau memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan pasar kerja luar negeri dengan mulai menguasai bahasa asing yang merupakan syarat utama yang dibutuhkan.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan. Sejak dini persiapan harus dimulai. Belajar bahasa asing yang utama, bahasa inggris dan beberapa bahasa lainnya seperti, jerman, jepang, arab dan mandarin" Ungkap Devriel

Beberapa potensi dan peluang kerja keluar negeri dipaparkan dalam presentase tersebut dengan menampilkan sejumlah sektor dan negara-negara yang membuka lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Paparan juga menekankan pentingnya proses persyaratan sebelum berangkat sebagai kepastian Pekerja Migran yang qualified untuk siap dipekerjakan dinegara tujuan

"persiapan dan pengetahuan bagi CPMI terutama kondisi dan aturan hukum, budaya dan kebiasaan di negara tujuan" Lanjut Devriel
BP3MI Sultra - Universitas Muhammadiyah
Sosialisai Peluang Kerja Keluar Negeri - BP3MI Sultra - Universitas Muhammadiyah Kendari

Kegiatan pemaparan ditutup dengan sesi tanya jawab yang banyak mempertanyakan kepastian pelindungan saat bekerja keluar negeri dimana semakin marak pekerja migran yang dideportasi. Sejumlah penanya sangat kritis mempersoalkan kesempatan kerja di dalam negeri yang sudah sedikit sehingga diarahkan untuk keluar negeri

Devriel merespon dengan memberikan penegasan bahwa masing-masing mempunyai pilihan untuk memilih dan tidak ada paksaan dan keharusan. Ditambahkan juga bahwa proses bekerja resmi membutuhkan waktu agar semuanya dipastikan lengkap dan memenuhi syarat

"harus ada keterangan sehat yang memastikan fisik anda siap untuk bekerja pada kondisi cuaca yang berbeda dengan indonesia. Ada juga pembekalan OPP, anda akan diberikan pengetahuan awal tentang undang-undang, budaya kerja, perjanjian kerja, aturan hukum dan hal lain yang berkaitan dengan negara tujuan" Tegas Devriel

"Pemberi kerja di negara penempatan akan menerima anda yang benar-benar siap baik itu lengkap dokumen, kompetensi, atitude dan kesiapan fisik" Lanjut Devriel
BP3MI Sultra - Universitas Muhammadiyah
Sosialisai Peluang Kerja Keluar Negeri - BP3MI Sultra - Universitas Muhammadiyah Kendari

Direktur Devriel sangat mengapresiasi pihak Universitas Muhammadiyah Kendari yang benar-benar total dalam mempersiapkan kegiatan ini baik dari peserta serta fasilitas ruang pertemuan yang digunakan. Diakhir pemaparannya beliau meminta para mahasiswa untuk mengisi biodata pada link yag disediakan sebagai bahan pemetaan potensi kebijakan penempatan kedepan. Data dan profil yang dikirim akan menjadi dasar Kementrian untuk memetakan potensi kebutuhan sektor tenaga kerja dan proyeksi negara tujuan yang membutuhkan. 

Kegiatan ini merupakan komitmen dan kerjasama dari BP3MI Sulawesi Tenggara dan Universitas Muhammadiyah Kendari. BP3MI Sultra akan menjadwalkan kegiatan serupa dibeberapa daerah dan universitas yakni di USN Kolaka dan Kec. Kolono Timur, Konawe Selatan. (Humas BP3MI Sultra)